
Peran AI dalam Keberlanjutan Lingkungan dan Ketahanan Iklim
Panduan Digital Dampak AI terhadap Lingkungan
Rp25000.00Rp10000.00
Dapat di download di lynk :
http://lynk.id/akiman/872l45370dgq
Laporan ini mensintesis data terkini mengenai dampak ganda kecerdasan buatan (AI) terhadap lingkungan. Di satu sisi, ekspansi infrastruktur AI menimbulkan beban energi dan air yang signifikan; di sisi lain, AI adalah instrumen krusial untuk mencapai target emisi nol bersih ( net-zero ) melalui optimasi sistem energi dan ketahanan iklim.Wawasan Kunci:
Jejak Karbon dan Air: Pada tahun 2030, pertumbuhan AI diperkirakan akan menyumbang 24 hingga 44 juta metrik ton emisi $CO_{2}$ tahunan dan mengonsumsi hingga 1.125 juta meter kubik air untuk pendinginan.
Paradoks Energi: Meskipun konsumsi listrik pusat data meningkat pesat (diperkirakan mencapai 8-21% dari permintaan AS pada 2030), aplikasi AI di sektor hilir berpotensi mengurangi emisi sebesar 1.400 Mt $CO_{2}$ pada tahun 2035 melalui efisiensi industri dan transportasi.
Investasi Strategis: Investasi pusat data pada tahun 2025 diproyeksikan mencapai $580 miliar, melampaui investasi pasokan minyak global sebesar $540 miliar, menandai pergeseran "data sebagai minyak baru."
Ketahanan Iklim: Penggunaan AI dalam sistem peringatan dini dapat meningkatkan akurasi prediksi krisis pangan hingga 46% dan memberikan tingkat pengembalian investasi (ROI) sebesar $2,80 untuk setiap $1 yang diinvestasikan dalam tindakan antisipatif.